Manfaat Magnet Dalam Bidang Teknologi

   buatan terutama yang dibuat dengan cara menerapkan arus listrik, banyak digunakan pada berbagai alat antara lain berupa kompas, alat listrik motor listrik, telepon, dan telegraf. Kita dapat membuat kompas sederhana. Misalnya, dengan meletakkan magnet jarum yang kecil pada sebatang kayu di dalam mangkuk yang berisi air. Magnet akan berputar bebas untuk mengarah ke posisi utara-selatan.

Bagaimana kompas bekerja dalam menentukan arah ? Bumi merupakan magnet yang besar, sehingga medan magnetnya bekerja hingga ke luar bumi. Hal ini menjadikan acuan penggunaan kompas dalam penunjukkan arah. Walaupun kapal laut berada di lautan yang luas kompas dapat menunjukkan arah yang tepat, karena kompas berinteraksi dengan kutub utara dan selatan dari magnet bumi sehingga tidak akan berubah, begitu pula arah dapat ditentukan oleh pesawat terbang di udara.

A. Manfaat Elektromagnet Dalam Teknologi

Kompas

   Di sekeliling kawat penghantar yang berarus listrik terdapat di medan magnet. Magnet pun dapat ditimbulkan dengan adanya arus listrik. Hal ini membuat beberapa alat dapat bekerja dengan menggunakan listrik sebagai sumbernya untuk membuat sebuah magnet bekerja. Arah medan magnet bergantung pada arah arus listrik. Kuat medan magnet di sekitar kawat bergantung pada kuat arus listrik dan jarak suatu titik terhadap kawat. Medan magnet di sekitar kawat penghantar lurus yang dilalui arus listrik berbentuk lingkaran dapat ditentukan dengan aturan tangan kanan.
  • "Bila ibu jari tangan kanan menunjukkan arah arus, maka arah garis gaya magnet sama dengan arah jari yang digenggamkan."
Elektromagnet mempunyai sifat kemagnetannya makin kuat bila lilitan semakin banyak dan arus listrik makin besar. Kemagnetannya hilang sama sekali bila arus di putus. Kekuatan magnetnya dapat diubah dengan mengubah kuat arus dan kutubu-kutub elektromagnet dapat dibalik. Elektromagnet yang kuat digunakan untuk mengangkat benda yang terbuat dari besi, seperti rel kereta api, mobil, dan mesin. Benda-benda tersebut ditarik oleh elektromagnet dengan kuat dan tidak akan terlepas sebelum arus di putus. Selain untuk mengangkat benda yang terbuat dari besi, elektromagnetik banyak digunakan dalam alat-alat listrik.

B. Pemanfaatan Magnet Dalam Produk Teknologi

1. Alat Ukur Listrik

Bagian-bagian alat ukur listrik

Salah satu penerapan gaya magnetik terdapat pada alat ukur listrik, misalnya amperemeter dan voltmeter. Pada prinsipnya, alat tersebut menggunakan sebuah lilitan kawat yang diletakkan di tengah-tengah medan magnet. Pada saat arus listrik mengalir pada kumparan, timbul gaya magnet yang berbeda arah pada kedua sisi kumparan. Kedua gaya tersebut bekerja berlawanan arah sehingga membentuk momen gaya yang dapat memutar kumparan. Putaran kumparan tersebut dijaga oleh pegas spiral agar kumparan tidak berputar. Namun, penunjuk yang ditempelkan pada kumparan akan menyimpang sesuai dengan besarnya kuat arus listrik. Besarnya simpangan jarum penunjuk pada kumparan sudah di kalibrasi skalanya sehingga akan menunjukkan nilai kuat arus listrik.

2. Motor Listrik

Motor listrik adalah alat yang berguna untuk mengubah energi listrik menjadi energi gerak. Cara kerja motor listrik hampir sama dengan cara kerja alat ukur listrik. Bentuk mesin motor listrik diperlihatkan pada gambar di bawah ini.

Motor listrik
Bagian-bagian motor listrik
Bagian motor listrik terdiri atas sebuah kumpulan kawat yang dililitkan pada suatu tempat melalui sebuah poros. Kumparan tersebut diletakkan di dalam medan magnet. Setiap ujung kumparan dihubungkan dengan cincin belah (komutator) yang berfungsi sebagai penukar arus listrik pada saat kumparan berputar. Pada cincin itu menempel semacam sikat kawat yang berfungsi untuk menghubungkan kutub-kutub arus listrik. Sikat-sikat ini tidak ikut berputar dan diberi beda potensial listrik yang tetap. Jika sikat kawat dialiri arus listrik, pada kumparan akan timbul gaya magnetik yang arahnya berlawanan pada kedua sisi kumparan sehingga kumparan akan berputar pada porosnya.

3. Bel Listrik

Bel listrik terdiri atas dua elektromagnet dengan setiap solenoida dililitkan pada arah yang berlawanan. Apabila saklar ditekan, arus listrik akan mengalir melalui solenoida. Teras besi akan menjadi magnet dan menarik kepingan besi lentur dan pengetuk akan memukul bel (lonceng) dan menghasilkan bunyi. Tarikan kepingan besi lentur oleh elektromagnet akan memisahkan titik sentuh dan sekrup pengatur yang berfungsi sebagai interuptor. Arus listrik akan putus dan teras besi hilang kemagnetannya. Kepingan besi lentur akan kembali ke kedudukan semula. Teras besi akan menjadi magnet dan menarik kepingan besi lentur dan pengetuk akan memukul bel (lonceng) dan menghasilkan bunyi kembali. Proses ini berulang-ulang sangat cepat dan bunyi lonceng terus terdengar.

4. Telepon

Telepon terdiri dari dua bagian yaitu bagian pengirim (mikrofon) dan bagian penerima (telepon). Prinsip kerja bagian mikrofon adalah mengubah gelombang suara menjadi getaran-getaran listrik. Pada bagian pengirim ketika seseorang berbicara akan menggerakkan diafragma alumunium. Serbuk-serbuk karbon yang terdapat pada mikrofon akan tertekan dan menyebabkan hambatan serbuk karbon mengecil. Getaran yang berupa sinyal listrik akan mengalir melalui rangkaian listrik.

Prinsip kerja bagian telepon adalah mengubah sinyal listrik menjadi gelombang bunyi. Sinyal listrik yang dihasilkan mikrofon diterima oleh pesawat telepon. Apabila sinyal listrik berubah-ubah mengalir pada kumparan, teras besi akan menjadi  elektromagnet yang kekuatannya berubah-ubah. Diafragma besi lentur di hadapat elektromagnet akan ditarik dengan gaya yang berubah-ubah. hal ini menyebabkan diafragma bergetar. Getaran diafragma memengaruhi udara di hadapannya, sehingga udara akan dimampatkan dan direngganggkan. Tekanan bunyi yang dihasilkan sesuai dengan tekanan bunyi yang dikirim melalui mikrofon.

Demikian penjelasan materi "Manfaat Magnet Dalam Bidang Teknologi", semoga bermanfaat.

Related Posts:

0 Response to "Manfaat Magnet Dalam Bidang Teknologi"

Post a Comment